• Senin, 8 Agustus 2022

Media Asing Soroti Kebakaran Lapas Tangerang

- Rabu, 8 September 2021 | 19:24 WIB
Kebakaran di Lapas I Tangerang. (Foto: Ibrahim/Harian Massa.)
Kebakaran di Lapas I Tangerang. (Foto: Ibrahim/Harian Massa.)

 

HARIAN MASSA - Kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu 8 September 2021 pagi turut menjadi sorotan masyarakat dunia.  Berbagai media internasional ramai-ramai memberitakan kebakaran yang menewaskan 41 narapidana tersebut.
 
Pantauan Harian Massa, media internasional yang menyoroti kebakaran Lapas Tangerang yakni New York Times, Forbes, hingga media dari negara di Asia lainnya, seperti India Today dan media asal Singapura, Channel News Asia. Media asing itu menyoroti bagaimana penjara tersebut melebihi batas kapasitas yang seharusnya. 
 
Forbes bahkan memberitakan bagaimana kepadatan telah menjadi masalah umum bagi penjara di Indonesia. Forbes menyebut Indonesia tengah berjuang dengan pendanaan yang buruk dan banyaknya masyarakat yang ditangkap dalam perang melawan narkoba.
 
 
Mengutip Human Rights Watch (HRW), Forbes menyebut penjara di Indonesia menampung sekitar 270.000 narapidana, atau dua kali lipat kapasitas sistem yang diperkirakan.
 
HRW melaporkan bahwa sistem penjara di Indonesia tidak dilengkapi dengan sistem yang baik untuk menahan wabah serta merawat tahanan yang sakit.
 
Tidak hanya itu, media-media internasional juga memberitakan bagaimana sistem kelistrikan Lapas Tagerang yang belum diremajakan sejak dibangun pada 1972. 
 
 
Sebagaimana diberitakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 1.45 WIB dengan dugaan akibat korsleting listrik. Selain menyebabkan korban meninggal. Kebakaran tersebut juga menyebabkan 8 napi mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke rumah sakit rujukan, sementara 73 orang mengalami luka ringan. 
 
 
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan bahwa Lapas Tangerang yang terbakar berada di Blok C 2 yang dihuni oleh 2.072 orang.
 
"Lapas Tangerang ini over kapasitas 400%. Total penghuni 2072 orang dan yang terbakar berada di Bok C2. Di dalam blok itu ,ada kamar-kamar yang terkunci," kata Yasonna, di Lapas Tangerang, pada Rabu 8 September 2021.
 
Yasonna menyebut ruangan lapas berbentuk paviliun-paviliun yang kamar-kamarnya terkunci. Sehingga saat kebakaran, para penjaga lapas disebut Yasonna tak sempat membuat kunci semua kamar. 

Editor: Don Oslo

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambyar! Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro Jaya

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 01:01 WIB
X