• Kamis, 11 Agustus 2022

Takut Tertular Covid-19, 4,3 Juta Pekerja AS Resign Dari Pekerjaan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:25 WIB
Ilustrasi pekerja.  (Foto: Pixabay.)
Ilustrasi pekerja. (Foto: Pixabay.)

HARIAN MASSA - Sebuah survei dari lembaga pekerjaan dan perputaran tenaga kerja terbaru menunjukkan jumlah orang Amerika yang berhenti dari pekerjaan mereka melonjak menjadi 4,3 juta pada bulan Agustus. Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi dan sama drnw 2,9 persen dari semua pekerja yang dipekerjakan di AS

Tingkat berhenti yang tinggi, biasanya menandakan seberapa percaya diri pekerja Amerika tentang prospek pekerjaan mereka ke depan. Tetapi berdasarkan penelitian lebih dalam, data menunjukkan bahwa ketakutan tertular varian Delta Covid-19 menjadi salah satu faktornya.
 
Dilansir Harian Massa dari laman Aljazeera pada Rabu, 13 Oktober 2021, sekitar 892.000 pekerja di sektor akomodasi dan layanan makanan yang diharuskan bertemu banyak orang yang berhenti dari pekerjaan mereka di tengah lonjakan kasus Covid-19 pada Agustus lalu.
 
 
Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding bulan sebelumnya dengan akan 157.000 pekerja.
 
Selain ketakutan akan virus, kurangnya pilihan penitipan anak, dan banyaknya bantuan keuangan dari pemerintah AS, disebut-sebut sebagai faktor yang mungkin membuat para pekerja tidak bekerja.
 
 
Banyaknya orang yang keluar dari pekerjaan pun memberikan dampak buruk bagi pemulihan ekonomi Amerika. 
 
Pasar tenaga kerja AS menyatakan butuh sekitar lima juta pekerja untuk menggantikan 22 juta pekerja yang berhenti, maupun meninggalkan pekerjaannya akibat alasan lain saat gelombang pertama penguncian Covid-19 tahun lalu.
 
 
Namun, hingga bulan September lalu, tercatat baru ada 194 ribu pekerja yang mendapat pekerjaan. Sekitar 51 persen pemilik usaha kecil mengatakan mereka memiliki lowongan pekerjaan yang hingga saat ini belum ada yang melamar. 
 
Untuk menghindari lebih banyak pekerjaan yang resign, pemilik bisnis telah menawarkan insentif seperti bonus penandatanganan dan kenaikan upah. Sekitar 42 persen pemilik usaha kecil mengatakan mereka menaikkan kompensasi dibanding bulan lalu.

Editor: Don Oslo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X