• Kamis, 11 Agustus 2022

Pernah Lockdown, Kasus Covid-19 di Melbourne Tetap Pecahkan Rekor Tertinggi

- Kamis, 30 September 2021 | 15:10 WIB
 Ilustrasi Lockdown. (Foto: Pixabay.)
Ilustrasi Lockdown. (Foto: Pixabay.)

HARIAN MASSA - Kasus COVID-19 harian di negara bagian Victoria Australia mencapai rekor tertingginya pada Kamis, 30 September 2021. Hal ini terjadi meskipun Melbourne, ibu kota negara bagian, tengah menerapkan penguncian wilayah atau lockdown selama hampir dua bulan. 

Sebanyak 1.438 infeksi baru dilaporkan, melampaui kasus tertinggi harian sebelumnya pada hari Rabu yang mencapai 950 kasus. Mayoritas justru terjadi di Melbourne. Lima kematian baru tercatat di negara bagian tersebut.
 
Kota-kota terbesar di Australia, Sydney dan Melbourne, dan ibu kota Canberra tengah menerapkan lockdown selama berminggu-minggu untuk memerangi gelombang infeksi ketiga yang dipicu oleh varian Delta yang dikenal lebih mudah menular. 
 
 
Pihak berwenang pun menargetkan vaksinasi yang lebih tinggi sebagai strategi penyelesaian lockdown.
 
Rekor kasus di Victoria terjadi ketika pemerintah federal memutuskan untuk menghentikan dukungan keuangan kepada pelaku usaha yang terkena dampak lockdown. Sejalan dengan rencananya untuk mengakhiri dukungan kepada karyawan yang terkena dampak Covid-19.
 
 
Bendahara Federal Josh Frydenberg mengatakan pembayaran sementara akan dihentikan begitu 80 persen populasi orang dewasa di negara bagian dan teritori telah divaksinasi sepenuhnya.
 
Tetapi bisnis Victoria akan menerima dukungan baru A$2,27 miliar (US$1,65 miliar) dari pemerintah federal selama enam minggu ke depan di mana negara bagian harus mencapai target dosis vaksinasi, yang sekarang baru mencapai sekitar 50 persen.
 
"Kami tidak dapat menghilangkan virus, kami perlu belajar untuk hidup dengannya dengan cara yang aman dari COVID," kata Frydenberg dalam sebuah pernyataan, dikutip Harian Massa dari laman Channel News Asia, Kamis 30 September 2021.
 
 
Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison telah mendesak semua negara bagian dan teritori untuk mulai hidup dengan virus setelah inokulasi penuh mencapai 70 persen hingga 80 persen.
 
Untuk diketahui, terlepas dari wabah Delta terbaru, total kasus di Australia mencapai sekitar 104.000 dan kematian 1.283, jauh di bawah negara-negara lain yang sebanding.

Editor: Don Oslo

Sumber: Channel News Asia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X