• Kamis, 18 Agustus 2022

Kripto Dinyatakan Ilegal oleh China, Nilai Tukarnya Langsung Anjlok 6 Persen

- Senin, 27 September 2021 | 13:15 WIB
Bitcoin. (Foto: Pixabay.)
Bitcoin. (Foto: Pixabay.)

 

HARIAN MASSA - Bank Sentral China mengumumkan bahwa semua transaksi yang berhubungan dengan mata uang digital kripto adalah ilegal. Kripto dianggap bukanlah kompensasi hukum dan tidak dapat digunakan di pasar sebagai uang di negara tirai bambu tersebut. 
 
Dilansir Harian Massa dari laman Independent, setelah pengumuman tersebut nilai pertukaran mata uang digital seperti seperti Bitcoin, Ethereum dan Tedacoin di China, turun hampir 6 persen dalam satu jam. 
 
Aturan ini juga mencakup perusahaan yang mengoperasikan pertukaran, lembaga keuangan yang membeli dan menjual cryptocurrency, atau jenis transaksi lainnya.
 
 
"Pernyataan dari bank sentral ini juga melarang pertukaran luar negeri yang menawarkan layanan serupa kepada orang-orang yang tinggal di China, melalui internet. Namun, aturan tersebut tampaknya tidak melarang kepemilikan cryptocurrency," sebut sumber yang berhasil dikutip Harian Massa, Senin 27 September 2021.
 
 
Pejabat China menyebut aturan ini dibuat karena China menganggap bahwa mata uang digital sedang berpotensi digunakan untuk kegiatan kriminal seperti perjudian, penggalangan dana ilegal, penipuan, piramida skema, pencucian uang. 
 
Kripto juga disebut pejabat China membahayakan keselamatan bisnis properti, dan siapa pun yang berpartisipasi di sekitarnya akan dipaksa untuk menanggung kerugian sendiri.

Editor: Don Oslo

Sumber: Independent

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X