• Kamis, 11 Agustus 2022

Bom Bunuh Diri Targetkan Presiden Somalia Sebabkan 8 Orang Tewas

- Minggu, 26 September 2021 | 20:50 WIB
Kondisi pascaledakan bom bunuh diri di Somalia  (Foto. Somaliland.com)
Kondisi pascaledakan bom bunuh diri di Somalia (Foto. Somaliland.com)

HARIAN MASSA - Sebuah ledakan bom mobil bunuh diri telah menewaskan sedikitnya delapan orang di sebuah pos pemeriksaan keamanan dekat istana presiden di ibukota Somalia. Serangan tersebut diklaim dilakukan oleh kelompok Al-Shabab yang memiliki hubungan dengan Al-Qaeda.

Dilansir Harian Massa dari laman Aljazeera menyebut pos pemeriksaan yang menjadi target serangan, diketahui berada di jalur menuju bandara di Mogadishu, yang digunakan oleh presiden dan perdana menteri Somalia.
 
Juru bicara polisi Abdifatah Aden Hassan mengatakan, jumlah korban dalam serangan bisa saja bertambah. Sebab, beberapa orang terluka langsung dibawa pergi oleh kerabat mereka.
 
“Al-Shabab berada di balik ledakan itu. Mereka membunuh delapan orang termasuk seorang tentara dan seorang ibu dan dua anak. Al-Shabab membantai warga sipil,” kata Hassan dikutip Harian Massa, Mingu 26 September 2021.
 
 
Dalam sebuah pernyataan singkat, Al-Shabab pun mengkonfirmasi bahwa mereka berada di balik bom bunuh diri tersebut.
 
“Mujahidin melakukan operasi syahid yang menargetkan pos pemeriksaan keamanan utama istana presiden,” katanya.
 
Seorang saksi mata mengatakan, bom mobil diledakkan ketika polisi menghentikan pengemudi untuk pemeriksaan keamanan.
 
“Mereka biasanya berhenti untuk memeriksa kendaraan sebelum mereka bisa melewati pos pemeriksaan. Mobil ini dihentikan oleh petugas keamanan dan meledak. Sementara ada beberapa mobil lain dan orang-orang yang lewat di jalan terdekat. Saya melihat orang-orang yang terluka dan tewas diangkut,” kata saksi mata Mohamed Hassan.
 
 
Juru bicara pemerintah Mohamed Ibrahim Moalimuu mengatakan di antara mereka yang tewas adalah Hibaq Abukar, seorang penasihat urusan perempuan dan hak asasi manusia di kantor Perdana Menteri Mohamed Hussein Roble.
 
“Dia adalah salah satu pilar kantor PM untuk urusan perempuan,” katanya di halaman Facebook-nya.
 
Roble pun mengutuk serangan tersebut dan memberi penghormatan kepada Abukar, yang dia sebut sebagai seorang gadis muda pekerja keras yang bersemangat dengan kejujuran, serta warga negara yang setia.
 
“Kita harus bekerja sama dalam memerangi teroris kejam yang secara teratur membunuh orang-orang kita,” tambahnya.
 
 
Untuk diketahui, Al-Shabab, yang ingin menggulingkan pemerintah dan memaksakan interpretasinya terhadap hukum Islam, sering melakukan pengeboman semacam itu.
 
Al-Shabab pernah menguasai ibu kota hingga tahun 2011 ketika didorong keluar oleh pasukan Uni Afrika. Namun, hingga saat ini mereka masih menguasai wilayah di pedesaan dan sering melancarkan serangan terhadap pemerintah dan sasaran sipil di Mogadishu atau di tempat lain.

Editor: Don Oslo

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X