• Kamis, 11 Agustus 2022

Catat Rekor Kasus Covid-19 Harian, Korea Selatan Berencana Hidup dengan Virus

- Jumat, 24 September 2021 | 17:20 WIB
Warga Korea Selatan.  (Foto: pixabay.)
Warga Korea Selatan. (Foto: pixabay.)

HARIAN MASSA - Korea Selatan telah mencatatkan rekor untuk kasus COVID-19 harian pada Kamis (23/9/2021) dengan 2.434 kasus. Jumlah tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang ditetapkan bulan lalu, ketika negara itu bergulat dengan gelombang infeksi yang dimulai pada awal Juli. 

Dilansir Harian Massa dari laman Channel News Asia, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyatakan, meski ada peningkatan kasus, tingkat kematian dan jumlah kasus parah tetap relatif rendah dan stabil. Masing-masing di angka 0,82 persen dan 309. 
 
(KDCA) mengatakan hal tersebut sebagian besar dibantu oleh vaksinasi yang memprioritaskan orang tua dengan risiko tinggi COVID-19 parah. 
 
 
Sementara itu, Perdana Menteri Kim Boo-kyum menekankan perlunya aturan pencegahan virus lebih ketat karena kepatuhan bisa saja longgar selama liburan tiga hari pada pekan ini.
 
"Jika langkah-langkah pencegahan tidak dikelola secara stabil, pemulihan bertahap ke kehidupan normal pasti akan tertunda," kata Kim pada pertemuan tanggapan Covid-19, seperti dijutip Harian Massa, Jumat 24 September 2021.
 
 
Pihak berwenang telah menyarankan orang yang kembali dari liburan untuk dites, bahkan untuk gejala jenis COVID-19 yang paling ringan, terutama sebelum pergi bekerja.
 
Wakil menteri kebijakan perawatan kesehatan Lee Ki-il mengatakan, Beban kasus harian dapat terus melonjak dan mencapai puncaknya pada minggu depan karena lebih banyak orang yang dites setelah istirahat. 
 
 
Pemerintah Korea Selatan saat ini sedang menyusun rencana tentang bagaimana hidup lebih normal dengan Covid-19, dan mengharapkan 80 persen orang dewasa untuk divaksinasi sepenuhnya pada akhir Oktober.
 
Strategi tersebut akan diterapkan secara bertahap untuk melonggarkan pembatasan secara bertahap, sementara masker masih akan diperlukan setidaknya pada tahap awal.
 
 
Meskipun strategi itu diterapkan, tidak akan segera mencabut semua tindakan pencegahan, Korea Selatan yang awalnya berjuang untuk mendapatkan pasokan vaksin, sekarang berada dalam posisi yang lebih nyaman untuk transisi, Presiden Moon Jae-in mengatakan kepada wartawan. 
 
"Tidak ada masalah sama sekali dengan jumlah vaksin yang diamankan untuk tahun ini. Pengiriman vaksin dimulai lebih lambat daripada negara lain, yang menunda program vaksinasi, tetapi saya percaya bulan depan, kami akan mengejar dan menjadi negara terkemuka dengan tingkat inokulasi." kata Moon.
 
 
Untuk diketahui, Korea Selatan pekan ini menyatakan akan menyumbangkan lebih dari 1 juta dosis vaksin Covid-19 ke Vietnam pada bulan depan. 
 
Korea Selatan akan tetap berada di bawah pembatasan jarak sosial yang ketat hingga 3 Oktober, yang mencakup jam operasional terbatas untuk kafe dan restoran, serta membatasi jumlah orang yang diizinkan pada pertemuan sosial hingga dua orang setelah jam 6 sore di Seoul.
 
Kasus-kasus baru Kamis mencatat total infeksi menjadi 295.132, dengan 2.434 kematian.

Editor: Don Oslo

Sumber: Channel News Asia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X