• Kamis, 11 Agustus 2022

120 Sekolah di Filipina Akan Kembali Belajar Tatap Muka

- Selasa, 21 September 2021 | 07:30 WIB
Ilustrasi Anak-anak di China mengikuti pelajaran tatap muka.  (Foto. Pixabay)
Ilustrasi Anak-anak di China mengikuti pelajaran tatap muka. (Foto. Pixabay)

HARIAN MASSAFilipina akan membuka kembali 120 sekolah untuk kelas tatap muka terbatas untuk pertama kalinya sejak pandemi virus corona. Keputusan ini disetujui oleh Presiden Rodrigo Duterte, Senin (20/9/2021).

Sementara hampir setiap negara di dunia telah membuka kembali sebagian atau seluruhnya sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Untuk diketahui bahwa Filipina telah meniadakan pembelajaran tatap muka sejak Maret 2020.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di China Naik Dua Kali Lipat Usai Laksanakan Sekolah Tatap Muka

"Kami harus melakukan uji coba tatap muka (kelas) karena ini bukan hanya masalah pendidikan, ini masalah kesehatan mental anak-anak," kata juru bicara kepresidenan Harry Roque, seperti melansir Channel News Asia.

Di bawah kebijakan yang disetujui oleh Duterte, seratus sekolah umum yang dianggap berisiko minimal untuk penularan virus, diizinkan untuk mengambil bagian dalam uji coba pembelajaran tatap muka selama dua bulan. Tak hanya sekolah umum. Dua puluh sekolah swasta juga dapat ikut serta berpartisipasi.

Ruang kelas akan terbuka untuk anak-anak di taman kanak-kanak hingga kelas tiga, dan sekolah menengah atas, tetapi jumlah siswa dan jam yang dihabiskan dalam pelajaran tatap muka terbatas.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Disdikbud Tangsel Menanti Keputusan SKB Empat Menteri

Sekolah yang ingin ambil bagian akan dinilai kesiapannya dan perlu persetujuan dari pemerintah daerah untuk dibuka kembali. Persetujuan tertulis dari orang tua akan diperlukan.

“Kalau kelas berjalan dengan efektif, maka secara bertahap akan kita tingkatkan,” kata Menteri Pendidikan Leonor Briones.

Duterte menolak pengajuan sebelumnya untuk percontohan pembukaan kembali sekolah tatap muka. Ia khawatir anak-anak dapat tertular Covid - 19 dan menginfeksi orang-orang di sekitar.

Halaman:

Editor: Rabbani

Sumber: Channel News Asia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X