• Kamis, 18 Agustus 2022

Emisi Karbondioksida dari Kebakaran Hutan Australia Meningkat Tajam

- Kamis, 16 September 2021 | 10:41 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: pixabay.)
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: pixabay.)

HARIAN MASSA - Tim peneliti dari Institut Penelitian Luar Angkasa Belanda menyatakan, emisi CO2 (karbondioksida) yang dihasilkan dari musim kebakaran hutan Australia 2019–2020, dua kali lebih banyak dari perkiraan mereka sebelumnya. 

Dilansir Harian Massa dari laman Independent, pada musim kebakaran tersebut, lebih dari 46 juta hektar lahan terbakar. Menyebabkan 36 orang tewas, dan 445 lainnya meninggal secara tidak langsung, setelah menghirup asap. 
 
Selain itu, diperkirakan sebanyak 3 miliar hewan terbunuh dan kehilangan tempat tinggalnya. Kebakaran juga dilaporkan menghanguskan hampir enam ribu bangunan yang berada di dekat hutan.
 
 
Berdasarkan studi yang dilakukan para peneliti menggunakan pengukuran satelit resolusi tinggi gas atmosfer, menunjukkan kebakaran hutan Australia pada musim tersebut telah menyumbang 750 terragram (750 juta ton) total emisi ke atmosfer. 
 
Angka ini melampaui kebakaran tahunan normal Australia dan emisi bahan bakar fosil sebesar 80%, kata para ilmuwan.
 
"Hal unik dari kebakaran ini adalah bahwa mereka mengamuk di hutan kayu putih Australia bagian timur di mana kita biasanya tidak melihat kebakaran besar semacam ini," ujar ahli meteorologi Dr Ivar van der Velde, seperti dikutip Harian Massa, Kamis 26 September 2021.
 
 
Untuk diketahui, kebakaran sering terjadi di sabana Australia Utara, di mana sepanjang tahun, emisi CO2 sebagian besar diimbangi oleh pertumbuhan kembali vegetasi. 
 
Tetapi, skala dan lokasi kebakaran musim ini, disebut para peneliti tidak akan diimbangi oleh pertumbuhan kembali dalam skala waktu yang singkat, dan secara efektif menambah beban CO2 di atmosfer yang memperburuk krisis iklim.

Editor: Don Oslo

Sumber: Independent

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X