• Kamis, 18 Agustus 2022

Kasus Covid-19 di China Naik Dua Kali Lipat Usai Laksanakan Sekolah Tatap Muka

- Selasa, 14 September 2021 | 19:29 WIB
Ilustrasi Anak-anak di China mengikuti pelajaran tatap muka.  (Foto. Pixabay)
Ilustrasi Anak-anak di China mengikuti pelajaran tatap muka. (Foto. Pixabay)

 

HARIAN MASSA - Kasus harian Covid-19 dilaporkan meningkat lebih dari dua kali lipat di Provinsi Fujian di tenggara China. Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan ada 59 kasus baru yang ditularkan secara lokal pada 13 September, naik dari 22 infeksi sehari sebelumnya.
 
Dilansir Harian Massa dari laman The Guardian, peningkatan kasus ini terjadi tak lama setelah China mulai gelar sekolah tatap muka memasuki tahun ajaran baru. 
 
Peningkatan kasus ini pun memicu kekhawatiran terkait infeksi di antara anak-anak sekolah. Khusus yang belum divaksinasi.
 
 
Putian, sebuah kota berpenduduk 3,2 juta, memerintahkan pengujian semua penduduk pada hari Selasa setelah kasus varian Delta terkait dengan orang yang kembali dari Singapura menggelembung menjadi wabah di seluruh provinsi lebih dari 100 orang.
 
Hanya dalam empat hari, total 102 infeksi komunitas telah dilaporkan di provinsi yang berbatasan dengan Zhejiang di utara dan Guangdong di selatan.
 
Pihak berwenang mengatakan pasien nol yang dicurigai di cluster itu adalah seorang pria yang baru saja kembali dari Singapura dan mengalami gejala setelah menyelesaikan karantina 14 hari dan pada awalnya dites negatif untuk virus tersebut.
 
 
Putra pria berusia 12 tahun dan teman sekelasnya termasuk di antara pasien pertama yang terdeteksi di cluster minggu lalu, tak lama setelah masa sekolah baru dimulai.
 
Varian itu kemudian menyebar melalui ruang kelas, menginfeksi lebih dari 36 anak termasuk 8 taman kanak-kanak, kata otoritas kota pada hari Selasa.
 
 
Untuk diketahui, China telah menerima lebih dari dua miliar dosis vaksin virus corona pada hari Minggu, cukup untuk memvaksinasi penuh sekitar 70% populasinya.
 
Tetapi sebagian besar anak kecil tetap tidak divaksinasi, memicu ketakutan bahwa wabah di Fujian terbaru dapat menyerang orang-orang yang paling rentan di negara itu secara tidak proporsional.
 
Secara keseluruhan, per 13 September, China mencatat 95.340 kasus positif Covid-19, dengan jumlah kematian kumulatif mencapai 4.636 kasus

Editor: Don Oslo

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X