• Kamis, 18 Agustus 2022

Para Ilmuwan Temukan Fosil Reptil Paling Modern

- Senin, 13 September 2021 | 09:32 WIB
Ilustrasi, ilmuwan temukan fosil hewan berusia 231 juta tahun lalu. Foto: Pixabay
Ilustrasi, ilmuwan temukan fosil hewan berusia 231 juta tahun lalu. Foto: Pixabay

HARIAN MASSA - Para ilmuwan menemukan fosil berusia 231 juta tahun. Mereka menyebut bahwa fosil itu merupakan spesies cikal bakal reptil paling modern.

Menurut para peneliti, fosil yang digali di Argentina, mewakili spesies purba yang merupakan nenek moyang Lepidosauria. Kelompok yang mencakup semua kadal dan ular dan merupakan kelompok vertebrata darat terbesar sekitar 11.000 spesies.

Baca Juga: Alarm Kebakaran Bunyi di Stasiun Luar Angkasa

Sementara garis keturunan Lepidosauria lebih tua dari dinosaurus, berasal dan menyimpang satu sama lain sekitar 260 juta tahun yang lalu. Para ilmuwan mengatakan fase awal evolusi kelompok ini, sekitar 260-150 juta tahun yang lalu, tetap menjadi misteri, ditandai dengan sangat terfragmentasi.

Penelitian saat ini, yang diterbitkan di jurnal Nature, para ilmuwan menggambarkan spesies baru yang mewakili anggota lepidosaurus paling primitif, Taytalura alcoberi, berdasarkan fosil lepidosaur yang diawetkan.

“Saya mengetahui usia dan lokasi fosil dan dapat mengetahui dengan memeriksa beberapa fitur luarnya bahwa fosil itu berkerabat dekat dengan kadal, tetapi ia terlihat lebih primitif daripada kadal sejati dan itu adalah sesuatu yang sangat istimewa,” kata Dr Tiago R Simoes, rekan penulis studi dari Universitas Harvard.

Baca Juga: Peneliti Korea Selatan Buat Kulit Buatan Seperti  Bunglon

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan memproses data dari pemindaian CT X-ray spesimen fosil dan menciptakan mosaik warna untuk setiap tulang tengkorak. Mereka mengatakan ini memungkinkan mereka untuk memahami anatomi fosil dalam resolusi detail tinggi pada skala hanya beberapa mikrometer – dengan ketebalan yang sama dengan rambut manusia.

Pada analisis lebih lanjut, mereka menemukan bahwa Taytalura adalah anggota paling primitif dari garis keturunan yang akhirnya berasal dari semua kadal dan ular.

“Itu bahkan bukan kadal di pohon evolusi. Itu adalah hal berikutnya di sana,” kata Dr Simoes.

Halaman:

Editor: Rabbani

Sumber: The Independent

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X