• Rabu, 10 Agustus 2022

Vaksinasi Usai Terinfeksi Covid-19 Mampu Berikan Kekebalan Super

- Senin, 13 September 2021 | 09:10 WIB
Vaksin. (Foto: pixabay.)
Vaksin. (Foto: pixabay.)

HARIAN MASSA - Sebuah peneliti baru-baru ini mengungkap beberapa orang yang tertular Covid-19, kemudian divaksinasi dan mampu mengembangkan kekebalan yang sangat kuat terhadap Covid-19. 

Dilansir Harian Massa dari laman Independent, ahli virologi di Universitas Rockefeller yang memimpin penelitian, Paul Bieniasz menyatakan antibodi yang dihasilkan oleh individu-individu ini seperti manusia super. 

Antibodi tersebut mampu menetralkan keenam varian Covid-19 yang saat ini menjadi perhatian dunia.
 
"Mereka yang memiliki jenis kekebalan ini bahkan dapat memiliki beberapa tingkat perlindungan terhadap virus mirip SARS yang belum menginfeksi manusia” ujar Bieniasz dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Harian Massa, Senin 13 September 2021.
 
 
Fenomena ini dikenal dengan nama berbeda dalam komunitas ilmiah, termasuk "kekebalan manusia super" dan "kekebalan hibrida". 
 
Theodora Hatziioannou, salah satu peneliti dalam penelitian ini menjelaskan, orang dengan respons sistem kekebalan ini biasanya juga kondisi kesehatan yang baik secara keseluruhan.
 
 “Antibodi dalam darah orang-orang ini bahkan dapat menetralkan SARS-CoV-1, virus corona pertama, yang muncul 20 tahun lalu. Virus itu sangat, sangat berbeda dari SARS-CoV-2,” ujarnya. 
 
 
Namun, Hatziioannou mengakui bahwa fenomena tersebut belum dipelajari secara luas, dengan datanya hanya berasal dari 14 pasien. Namun, dia mengatakan kekebalan seperti itu sebenarnya cukup umum terjadi.
 
Untuk diketahui, penelitian ini mengamati pasien yang pernah terinfeksi Covid-19 pada tahun 2020 dan kemudian menerima kedua dosis vaksin mRNA seperti Pfizer dan Moderna.
 
 
Kekebalan alami yang terbentuk dari infeksi sebelumnya dari orang-orang ini, kemudian ditingkatkan oleh perlindungan yang diberikan dari vaksin, yang meningkatkan kemampuan sistem kekebalan mereka untuk melawan virus.
 
“Berdasarkan semua temuan ini, sepertinya sistem kekebalan pada akhirnya akan memiliki keunggulan atas virus ini. Jika kita beruntung, SARS-CoV-2 pada akhirnya akan masuk dalam kategori virus yang hanya menyebabkan flu ringan.” kata peneliti. 

Editor: Don Oslo

Sumber: Independent

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X