• Senin, 8 Agustus 2022

Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Raksasa Bergigi Hiu di Uzbekistan

- Minggu, 12 September 2021 | 20:51 WIB
Wujud dinosaurus bergigi hiu yang ditemukan ilmuan.  ( Foto: University of Tsukuba.)
Wujud dinosaurus bergigi hiu yang ditemukan ilmuan. ( Foto: University of Tsukuba.)

 

HARIAN MASSA - Sejumlah ilmuwan menemukan fosil dinosaurus raksasa baru dengan gigi seperti hiu yang hidup 90 juta tahun yang lalu. Ilmuwan menyatakan bahwa dinosaurus tersebut merupakan predator puncak pada masanya, dan menguasai rantai makanan di darat sebelum munculnya Tyrannosaurus rex.
 
Fosil tulang rahang binatang itu, yang sekarang bernama Ulughbegsaurus uzbekistanensis, ditemukan di Uzbekistan, yang merupakan rekor pertama dinosaurus pemangsa puncak pada era ini dari Asia Tengah.
 
Menurut para peneliti, termasuk Kohei Tanaka dari Museum Geologi Negara Komite Negara Republik Uzbekistan, dinosaurus sepanjang 8 meter itu memiliki berat lebih dari satu ton.
 
 
Berdasarkan perkiraan dari analisis sisa-sisa fosil, para ilmuwan mengatakan U. uzbekistanensis mungkin dua kali lebih panjang dan lima kali lebih berat daripada tyrannosaurus.
 
Fosil tulang rahang yang dianalisis dalam penelitian ini awalnya ditemukan di Gurun Kyzylkum Uzbekistan pada 1980-an, dan ditemukan kembali oleh para ilmuwan pada 2019 dalam koleksi museum.
 
 
"Di antara dinosaurus theropoda, ukuran rahang atas dapat digunakan untuk memperkirakan ukuran hewan karena berkorelasi dengan panjang tulang paha, indikator ukuran tubuh yang mapan," kata Tanaka dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Harian Massa, Minggu 12 September 2021.
 
“Dengan demikian, kami dapat memperkirakan bahwa Ulughbegsaurus uzbekistanensis memiliki massa lebih dari 1.000 kg, dan panjangnya sekitar 7,5 hingga 8,0 meter, lebih besar dari panjang gajah Afrika dewasa,” tambahnya.
 
 
Hasil penelitian yang juga telah diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science tersebut, mencatat bahwa U. uzbekistanensis termasuk dalam kelompok dinosaurus bergigi hiu yang disebut carcharodontosaur.
 
“Penemuan Ulughbegsaurus mencatat stratigrafi terbaru secara geologis kemunculan dinosaurus carcharodontosaurid dan tyrannosauroid dari Laurasia. Serta jadi bukti yang menunjukkan carcharodontosaurians tetap menjadi predator dominan relatif terhadap tyrannosauroid, setidaknya di Asia,” ujar para ilmuwan yang mencatat dalam penelitian tersebut.
 
 
Para ilmuwan juga mengatakan dinosaurus dalam kelompok carcharodontosaurus biasanya lebih besar dari tyrannosaurus, kadang-kadang mencapai berat lebih dari 6 ton.
 
Carcharodontosaurus kemungkinan menghilang sekitar 90 juta hingga 80 juta tahun yang lalu, memberikan lebih banyak peluang bagi tyrannosaurus untuk mendominasi ekosistem, tumbuh dalam ukuran, dan mengambil alih sebagai predator puncak.
 
“Dengan demikian, penemuannya mengisi celah geografis di clade antara Eropa dan Asia Timur dan menunjukkan bahwa carcharodontosauria tersebar luas di seluruh Asia,” tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.

Editor: Don Oslo

Sumber: Independent

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Australia Waspada Banjir

Sabtu, 13 November 2021 | 13:25 WIB

Nasa Potret Hutan Gundul Papua

Sabtu, 13 November 2021 | 12:45 WIB

Fosil Dinosaurus Pertama Ditemukan di Greenland

Kamis, 11 November 2021 | 12:45 WIB

Australia Bakar Tiga Kapal Indonesia

Selasa, 9 November 2021 | 13:24 WIB

5 Negara Termuda di Dunia

Selasa, 9 November 2021 | 12:45 WIB

Pekerja Kokain di Kolombia Pamer Video di Tiktok

Selasa, 9 November 2021 | 10:55 WIB

Ledakan Besar Matahari Buat Aurora Semakin Bercahaya

Kamis, 4 November 2021 | 11:45 WIB

NASA Tunda Peluncuran SpaceX

Kamis, 4 November 2021 | 10:27 WIB
X