• Kamis, 28 September 2023

Kiai Sadrach dan Kristen Jawa

- Minggu, 12 Februari 2023 | 08:20 WIB
Kiai Sadrach. Foto: Istimewa
Kiai Sadrach. Foto: Istimewa

 

HARIAN MASSA - Kiai Sadrach merupakan sosok legendaris. Dia dikenal sebagai penginjil yang menggetarkan Tanah Jawa.

Berbeda dengan yang lainnya, ajaran Kristen yang disebarkan oleh  Sadrach, sangat dekat dengan Islam. Dia menyebut gereja masjid.  

Kemudian pendeta dengan sebutan Imam. Dia juga selalu memulai kebaktian degan bedug dan usai pembaptisan dengan selamatan. 

Baca juga: Sosok Sayyid Ahmad yang Namanya Disebut dalam Muqaddimah Qanun Asasi Jamiyyah NU

Dilansir dari Twitter Hydra @prophetofzorck, Kiai Sadrach aslinya bernama Radin. Dia berasal dari sebuah Desa di Kabupaten Pati. 

"Radin adalah anak seorang petani yang lahir pada tahun 1835 di Desa Dukuhseti, di Kabupaten Pati," katanya, Senin (13/2/2023). 

Masa kecilnya sulit, karena saat itu terjadi penurunan ekonomi masyarakat akibat gagal panen padi, pada tahun 1843 dan 1851.

Wabah tifus dan kolera, dibarengi kebijakan tanam paksa, membuat hidup masyarakat Jawa saat itu sangat menderita. 

Baca juga: Isi Perjanjian Pakubuwana II dengan VOC Ungkap Bunuh Diri Mataram sebagai Negara Maritim

Akibatnya terjadi kematian dan kelaparan dengan skala besar hingga penduduk daerah rela bermigrasi besar-besaran ke Jawa Timur. 

"Radin pergi meninggalkan kampung halamannya demi mencari penghidupan, meskipun dari belas kasihan orang lain," jelasnya.

Dia lalu diadopsi sebagai anak oleh Kurmen atau Sis Kanoman. Dari ayah angkatnya ini dia banyak belajar ilmu kebatinan. 

"Dengan Kurmen, Radin belajar ilmu paguron seperti mistik kejawen, kanuragan, primbon, ajian atau jaya kawijayan, kebatinan," papasnya.

Baca juga: Ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno, Prasasti Blanjong Ungkap Nama Pulau Bali dalam Sejarah

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Ken Arok, dari Sudra Menjadi Raja Singasari

Jumat, 22 September 2023 | 06:30 WIB
X