Ken Arok, Titisan Dewa Wisnu yang Menjadi Perampok

- Jumat, 20 Januari 2023 | 11:23 WIB
Ken Arok. Foto: Istimewa
Ken Arok. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Kisah hidup Ken Arok ternyata sangat tragis. Anak pasangan suami istri Gajah Para dengan Ken Endok ini dibuang di kuburan saat masih bayi, karena dianggap sebagai aib.

Menurut tafsir Slamet Muljana, dalam Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit, saat menikah dengan Gajah Para, Ken Endok berbuat tidak senonoh dengan pria lain hingga hamil.

"Perbuatan itu diketahui oleh suaminya. Akibatnya adalah perpisahan. Tidak lama kemudian Gajah Para meninggal karena ngenes," ungkapnya, seperti dikutip dari halaman 121.

Baca juga: Daud Beureueh, dari Pejuang Kemerdekaan hingga Pemberontak

Ken Endok yang merasa malu dengan perbuatannya, lalu membuang bayi Ken Arok di kuburan. Anak itu lalu ditemukan oleh seorang pencuri bernama Lembong dan diangkat anak.

Setelah besar, Ken Arok mengikuti jejak Lembong, menjadi penjahat. Merampok dan membunuh ada pekerjaannya.

Dalam Paparaton, kisah Ken Arok kerap diwarnai dengan dongengan. Seperti saat dia merampok di Desa Pamalantenan. Aksinya dipergoki warga dan dia dikejar-kejar hendak dibunuh.

Baca juga: Sekolah Tan Malaka, Pendidikan yang Membebaskan Proletar di Indonesia

Saat itu Ken Arok sembunyi di atas pohon tal dan ketika pohon itu ditebang, dia berhasil meloloskan diri hanya dengan dua daun tal tanpa terlihat.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Ken Dedes dan Akhir Riwayat Tunggul Ametung

Senin, 23 Januari 2023 | 14:58 WIB

Ken Arok, Titisan Dewa Wisnu yang Menjadi Perampok

Jumat, 20 Januari 2023 | 11:23 WIB

5 Kekejaman Amangkurat I, Nomor 3 Paling Brutal

Senin, 21 November 2022 | 06:30 WIB
X