• Jumat, 12 Agustus 2022

Riwayat Bom Atom Hiroshima-Nagasaki dan Kekalahan Jepang di Perang Dunia II

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:04 WIB
Tugu peringatan bom atim Hiroshima. Foto: Istiemewa
Tugu peringatan bom atim Hiroshima. Foto: Istiemewa

Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah penggunaan senjata mematikan yang pertama kali dalam riwayat perang.

Pesawat pengebom B-29 Enola Gay jenis Super Fortress dari regu Group 509 AU-AS, lalu bertolak pukul 03.30 waktu Pulau Tinian, di selatan Pasific, dengan beban seberat 15.000 pon. Pesawat itu diawaki oleh Paul Warfield Tibbets Jr.

Baca juga: Film Janur Kuning Propaganda Orde Baru Tonjolkan Peran Soeharto Hapus Klaim Sultan

Untuk pertama kali, bom atom digunakan untuk manusia di Kota Hiroshima. Sebanyak 140 ribu penduduk Jepang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu. Ribuan orang lainnya tewas secara mengerikan akibat radioaktif.

Belum kering air mata di pipi, tiga hari setelah bom Hiroshima, pada 9 Agustus 1945 giliran Nagasaki yang di bom atom. Ledakan bom yang kedua ini membunuh sebanyak 80 ribu penduduk Nagasaki.

Dengan dijatuhkannya bom yang kedua ini, maka Kaisar Hirohito memerintahkan agar perang segera dihentikan. Bala tentara Jepang yang memiliki semboyan Asia Timur Raya, akhirnya takluk tanpa syarat kepada sekutu.

Baca juga: Kisah Pedih Jaya Suprana Jadi Korban G30S, Ayahnya Diculik Tengah Malam pada Oktober 1965

Bom Hiroshima telah membuat guncangan yang sangat hebat. Kobaran panas dan radiasi telah menewaskan ribuan orang dalam sekejap. Pada akhir 1945, jumlah korban tewas menjadi 140 ribu.

Jepang menyatakan menyerah kepada pasukan sekutu, pada 15 Agustus 1945, sekaligus mengakhiri perang dunia II.

Sementara itu, kekalahan Jepang dalam perang dunia II dimanfaatkan Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya, pada 17 Agustus 1945.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X