• Senin, 8 Agustus 2022

Riwayat Bom Atom Hiroshima-Nagasaki dan Kekalahan Jepang di Perang Dunia II

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:04 WIB
Tugu peringatan bom atim Hiroshima. Foto: Istiemewa
Tugu peringatan bom atim Hiroshima. Foto: Istiemewa

HARIAN MASSA - Serangan bom atom di Kota Hiroshima, pada 6 Agustus 1945 dan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945, mengakhiri perang dunia II. Jepang menyatakan kalah perang terhadap sekutu.

Hingga saat ini, peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki masih tetap menjadi tragedi perang terbesar. Tidak hanya bagi Jepang, tetapi juga dunia ikut berkabung. Perang telah membawa malapetaka bagi manusia.

Sebelum menjatuhkan bom atom ke Kota Hiroshima, Amerika Serikat melakuan uji coba bom atom yang pertama, pada 16 Juli 1945. Uji coba ini dilakukan dua bulan setelah menyerahnya Jerman dalam perang dunia II.

Baca juga: Serangan Bom Atom Hiroshima-Nagasaki dan Buruknya Pendidikan Zaman Jepang

Uji coba dilakukan di Gurun Alamogordo, New Mexico, dengan sandi Trinity. Uji coba itu menghasilkan ledakan yang sangat dahsyat dan mematikan, setara dengan 19 kiloton TNT. Ledakan itu menimbulkan kilatan cahaya putih.

Setelah kilatan cahaya putih terlihat menyambar dari lembah gurun, kemudian warnanya berubah menjadi kuning orange dan sangat menakutkan, membentuk monster cendawan debu yang membumbung tinggi.

Awalnya, uji coba bom atom itu dimaksudkan untuk menggertak Jepang. Tetapi Jepang tidak bergeming. Nafsu untuk memenangkan perang, telah membutakan militer Jepang, dan mengabaikan nyawa rakyatnya sendiri.

Baca juga: Hari Raya Idul Adha 1962, Presiden Soekarno Ditembak dari Jarak 5 Meter saat Sedang Salat

Hal ini membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Truman geram dan memerintahkan pilot keturunan Jerman, Karl Spaatz untuk menjatuhkan bom atom yang pertama ke Kota Hiroshima, pada 6 Agustus 1945.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X