• Sabtu, 21 Mei 2022

Suku-Suku Pengendali Cuaca di Indonesia, Padukan Ilmu Pengetahuan dan Relasi Alam

- Senin, 21 Maret 2022 | 08:15 WIB
Ilustrasi hujan disertai angin kencang dan petir. Foto: Istimewa
Ilustrasi hujan disertai angin kencang dan petir. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Zaman boleh modern, kepercayaan nenek moyang jangan dilupakan. Ungkapan ini rasanya tepat untuk menggambarkan fenomena pawang hujan yang kerap mendapat cibiran saat ini. 

Dikutip dari Twitter Puthut EA @Puthutea, pawang hujan bahkan telah menjadi profesi yang telah digeluti nenek moyang sejak ratusan tahun. 

"Pawang hujan kok dibilang sirik dan klenik? Profesi itu sudah ada ratusan tahun, dan sampai sekarang masih digeluti banyak orang. Hanya karena mereka punya ilmu yang kita tidak tahu, masak dibilang gitu," cuitnya, dikutip Harian Massa, Senin (21/3/2022). 

Baca juga: Penampakan Pabrik Gula Serpong dan Sungai Cisadane masa Hindia Belanda

Sementara itu, Life In Mollo @lakoatkujawas menyatakan, pengetahuan tentang pawang hujan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.  

Bahkan, ada salah satu marga di pegunungan Mollo, Timor, yang punya lambang adalah hujan, angin dan petir. Percaya tidak percaya, marga ini disebut-sebut bisa mengendalikan cuaca hujan, angin, dan petir.  

"6 tahun terakhir kami bekerja mengarsip pengetahuan adat di pegunungan Mollo, Timor. Salah satunya adalah pengetahuan tentang pawang hujan," cuitnya, seperti dikutip Harian Massa.

Baca juga: Mengungkap Penyamaran Soeharto, Pertemuan Rahasia dengan Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Pengendalian cuaca oleh marga ini, diajarkan secara turun termurun.     

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X