• Senin, 28 November 2022

Film Janur Kuning Propaganda Orde Baru Tonjolkan Peran Soeharto Hapus Klaim Sultan

- Senin, 7 Maret 2022 | 07:20 WIB
Poster film Janur Kuning. Foto: Istimewa
Poster film Janur Kuning. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Film Janur Kuning yang diproduksi pada tahun 1979 merupakan film propaganda Orde Baru untuk menonjolkan peran Soeharto dalam peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949.

Film yang menghabiskan biaya dua kali lipat lebih besar dari pembuatan film saat itu, hingga Rp385 juta, berusaha membangun legitimasi historis Orde Baru. Dalam peristiwa itu, Soeharto tampil sebagai pemeran utama.

Dia digambarkan sebagai seorang komandan yang berwibawa, tenang, dan murah senyum. Daya fisiknya luar biasa. Bahkan, saat anak buahnya kelelahan, dia tetap berjalan dengan energik.

Baca juga: Tidak Ada Nama Soeharto dalam Keppres Nomor 2 Tahun 2022

Seorang anggota pasukannya dalam film itu mengatakan, "berjalan tujuh hari tujuh malam, Pak Harto tidak pernah istirahat." Dia juga digambarkan sebagai teladan yang baik bagi anak buahnya.

Ketika ditawari makan oleh penduduk sekitar, dia terlebih dahulu memastikan orang lain memperoleh makanan itu.

Peneliti Puslitbang Politik dan Kewilayahan LIPI Asvi Warman Adam mengatakan, fokus kamera dan percakapan pada film itu hanya pada Soeharto. Sedang Jenderal Soedirman dan Sri Sultan hanya disorot sekilas.

Baca juga: Fadli Zon Membela Soeharto terkait Keppres Serangan Umum 1 Maret 1949

"Tindakan untuk membesarkan peran Soeharto dilakukan buku sejarah dan media lainnya seperti film. Salah satunya adalah Serangan Umum 1 Maret 1949," katanya, dikutip dari Pengendalian Sejarah Demi Kekuasaan, Senin (7/3/2022).

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Kekejaman Amangkurat I, Nomor 3 Paling Brutal

Senin, 21 November 2022 | 06:30 WIB
X