• Senin, 28 November 2022

Fadli Zon Membela Soeharto terkait Keppres Serangan Umum 1 Maret 1949

- Minggu, 6 Maret 2022 | 07:10 WIB
Fadli Zon. Foto: Istimewa
Fadli Zon. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Tidak ada Soeharto di dalam Keppres No 2/2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara menimbulkan tanda tanya.

Penghilangan nama Soeharto dianggap pembelokan sejarah. Apalagi, dalam Keppres itu disinggung peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Di mana dalam peristiwa itu, Soeharto dianggap memiliki peran. 

Pembelaan ini diungkapkan oleh politikus Partai Gerindra Fadli Zon.

Baca juga: Tidak Ada Nama Soeharto dalam Keppres Nomor 2 Tahun 2022

"Pak Harto orang kepercayaan Jenderal Sudirman. Perannya dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 sangat besar dan vital," katanya, suatu ketika dikutip dari Instagram @fadlizon, Minggu (6/3/2022). 

Menurutnya, dalam melihat peristiwa itu, jangan melupakan bahwa saat terjadinya peristiwa itu negara berada dalam Pemerintah Darurat RI (PDRI) yang dijalankan oleh Sjafroeddin Prawiranegara. 

"Yang orang lupa, waktu itu negara di tangan Pemerintah Darurat RI (PDRI) di bawah Sjafroeddin Prawiranegara dengan ibu kota di Bukittinggi. Ini strategi tunjukkan pada dunia RI masih ada," bebernya.

Baca juga: Penulis Favorit yang Membentuk Karakter Kerakyatan Pramoedya Ananta Toer

Sebaliknya, sosok yang disebut dalam Keppres itu, yakni Bung Karno dan Bung Hatta, keduanya sama sekali tidak memiliki peran di situ. 

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Kekejaman Amangkurat I, Nomor 3 Paling Brutal

Senin, 21 November 2022 | 06:30 WIB
X