• Rabu, 10 Agustus 2022

Marie Thomas, Dokter Wanita Pertama Indonesia dari Minahasa

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 08:35 WIB
Marie Thomas. Foto: Istimewa
Marie Thomas. Foto: Istimewa

HARIAN MASSA - Siapa dokter wanita pertama di Indonesia? Banyak yang tidak tahu. Dia adalah Marie Thomas dari Minahasa. Dia merupakan dokter wanita pertama lulusan Sekolah Pendidikan Dokter Hindia, pada 1922.

Tidak hanya menjadi dokter wanita pertama lulusan STOVIA atau Sekolah tot Opleiding van Indische Artsen dengan gelar Indisc Arts (dokter Hindia), dia juga dokter pertama di bidang spesialis bidang ginekologi dan kebidanan.

Hingga 1926, tercatat hanya ada dua orang wanita Indonesia yang menjadi dokter. Pertama Marie Thomas dan yang kedua Anna Karamoy Warouw dari Amurang. Keduanya merupakan dokter lulusan STOVIA.

Baca juga: Wabah Penyakit Patek di Ciputat, dr J Leimena Sampai Lakukan Penyuluhan

Dilansir dari Wikipedia, Marie Thomas lahir pada 17 Februari 1896, di Belanda Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Hindia Belanda. Dia meninggal pada 10 Oktober 1966 dengan usia yang cukup tua, yakni 70 tahun.

Ayahnya seorang tentara bernama Adriaan Thomas dan ibunya Nicolina Maramis. Dia hidup berpindah-pindah ke berbagai daerah di Indonesia. Hal ini memungkinkannya mendapat pengalaman sekolah dari Sulawesi hingga Jawa.

Setelah lulus STOVIA pada 1922, dia memulai prakteknya di rumah sakit utama di Batavia, bernama Centrale Burgerlijke Ziekeninrichting (CBZ) yang sekarang dikenal Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo.

Baca juga: Syekh Ahmad Khatib, Ulama Nusantara yang Dihormati Menjadi Imam Besar di Masjidil Haram

Dia juga tercatat pernah bekerja di Medan, Manado, dan kembali ke Batavia. Lalu mengabdi di Rumah Sakit Budi Kemuliaan yang didirikan oleh yayasan SOVIA. Dia juga pernah menjadi asisten Nicolaas Boerma, dokter Belanda.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X