• Jumat, 19 Agustus 2022

Bikin Merinding! Pesan dari Dalam Kubur Kiai Bisri kepada Anaknya Gus Mus

- Minggu, 13 Februari 2022 | 07:55 WIB
KH. Bisri Mustofa (pendiri pondok pesantren Roudlotut Tholibin Leteh Rembanh) bersama kedua putranya, KH. Cholil Bisri & KH. Mustofa Bisri, waktu masih kecil-kecil. Foto: Sejarah Ulama
KH. Bisri Mustofa (pendiri pondok pesantren Roudlotut Tholibin Leteh Rembanh) bersama kedua putranya, KH. Cholil Bisri & KH. Mustofa Bisri, waktu masih kecil-kecil. Foto: Sejarah Ulama

Baca juga: Wirid Harian Imam Al Ghazali yang Datangkan Keberkahan dan Kemudahan

Tentu saja si tamu keheranan. Namun ia juga tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena memang kedatangannya hanya untuk menyampaikan pesan singkat itu.

Gus Mus kemudian segera menemui KH Abu Amar dan KH Arwani di Kudus, keesokan harinya. Kedua kiai itu adalah penghafal Al-Quran yang dipercaya penerbit Menara Kudus menerbitkan kitab Tafsir Al-lbriz, sebagai tashhih atau korektor.

Dia ingin meyakinkan dirinya tentang pesan orang dari Cirebon itu kepada mereka. Setelah berdiskusi mendalam, ternyata informasi tersebut benar. Kesalahan itu terdapat dalam ayat ke-16 surah Al-Fath (48).

Ayat tersebut mestinya berbunyi radhiyallahu ‘anil, bukan radhi- yallahu ,alal.

Tidak hanya sekali itu. Pengalaman spiritual tersebut dialami Gus Mus dua kali. Dalam kesempatan yang lain ia mendapat tamu, juga dari Cirebon.

Baca juga: 13 Trik Membaca Buku agar Mudah Terserap Secara Maksimal

Berikut percakapan yang kedua:

Tamu: Anda diminta Kiai Bisri agar melanjutkan karya beliau yang belum selesai
Gus Mus: Kapan Anda ketemu beliau?
Tamu: Kemarin di Cirebon (dengan nada ringan dan datar).

Setelah mengucapkan terima kasih, kepada tamunya itu Gus Mus menjelaskan, bahwa Kiai Bisri telah wafat beberapa waktu sebelumnya. Tetapi reaksi tamu itu datar saja, karena tujuannya ke Rembang hanya untuk menyampaikan pesan.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X