• Kamis, 18 Agustus 2022

3 Teori Penting Sejarah Awal Masuknya Islam di Indonesia, Mulai Abad 7 hingga 13 Masehi

- Rabu, 19 Januari 2022 | 07:25 WIB
Ilustrasi perkembangan agama Islam. Foto: Istimewa
Ilustrasi perkembangan agama Islam. Foto: Istimewa

Baca juga: Soe Hok Gie dan Ulang Tahun yang Membeku di Puncak Mahameru

Sumber yang digunakan pada teori kedua ini, hampir sama dengan teori ketiga yang menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia, dari abad ke-13 dan periode setelahnya adalah masa-masa perkembangan Islam di Indonesia.

Teori ketiga ini didukung oleh C Snouck Hurgronje yang dihubungkan dengan penyerangan dan pendudukan Baghdad oleh Raja Mongol, Hulagu, pada tahun 1258. Teori ini juga diperkuat oleh penemuan arkeologis JP Moquette.

Dia menemukan batu Nisan Sultan Malik as-Salih yang meninggal pada 696 Hijiriah atau 1297 M di Gampong Samudera, Lhokseumawe. Data ini merupakan batu nisan tertua yang ditemukan di wilayah tersebut.

Baca juga: Polemik Fatwa Haram Rayakan Natal Membuat Buya Hamka Mundur dari MUI

Secara singkat, ada lima bukti yang dimajukan untuk memperkuat teori ketiga sejarah masuknya Islam ke Indonesia:

1. Batu nisan Sultan Malik as-Salih tahun 1297 M. Dia adalah Raja Samudera Pasai pertama yang masuk Islam.

2. Catatan perjalanan Marco Polo yang pernah singgah di Kerajaan Perlak (1292). Dalam catatannya, dia menceritakan bahwa penduduk Kota Perlak telah menganut Islam. Sedang di luar wilayah kerajaan itu masih animisme-dinamisme.

Baca juga: Bung Karno dan Ramalan Ronggowarsito Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro

3. Catatan Ibnu Battuta (1345-1346) yang menyatakan bahwa Samudera Pasai menganut paham Syafii.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X