• Sabtu, 25 Juni 2022

Riwayat Rokok Menyan Jangkrik Genggong di Lampung, Digemari PKI dan Buruh Tani

- Kamis, 9 Desember 2021 | 08:35 WIB
Logo Jangkrik Genggong. Foto: Istimewa/Facebook/Harianmassa.id
Logo Jangkrik Genggong. Foto: Istimewa/Facebook/Harianmassa.id

HARIAN MASSA - Logonya unik. Bergambar jangkrik sedang mengisap pipa. Siapa yang masih mengingatnya? Itulah logo rokok klembak menyan bermerk Jangkrik Genggong. Rokok ini sangat terkenal di Lampung pada 1965.

Tetapi, perubahan jaman modern membuat konsumsi rokok buruh dan tani ini ditinggalkan, hingga akhirnya bangkrut.

"Itu logo Jangkrik Genggong yang didirikan oleh bapaku, sekitar tahun 1965 di Gading Rejo, Lampung. Produksinya berupa rokok klembak menyan yang biasa diisap oleh orang keturunan Jawa," tulis Anton Surya, di laman Facebook komunitas Foto2 Tempo Doeloe Kita Semua, seperti dikutip Harian Massa, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Perawan Desa, Karya Sastra yang Hilang Karangan WR Supratman Diterbitkan Ulang

Rokok klembak menyan sangat diminati buruh dan tani. Tidak terkecuali para anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) di Lampung. Apalagi, kantor partai berlambang palu dan arit itu berada dekat dengan pabrik.

"Tidak, karena bapak saya murni bisnis. Tidak pernah ikut parpol seumur hidupnya. Ga ada. Saat heboh-hebohnya PKI pun ga masalah. Baik yang PKI maupun non PKI tetap jadi konsumen. Terutama buruh-tani. Kantor PKI kecamatan tidak jauh dari pabrik, jadi mereka juga konsumen. Terutama saat rapat dan kumpul-kumpul," sambungnya.

Baca juga: PGRI Gagal Disusupi PKI hingga Bentuk Organisasi Guru Tandingan

Dilanjutkan Anton, pabrik rokok ini didirikan oleh bapaknya Logiono, pada tahun 1965, saat masih membujang. Logiono menikah pada tahun 1969. Saat pabrik rokok ini didirikan, suhu politik Tanah Air sedang mengarah ke kiri.

Saat meletus Gerakan 30 September 1965, perusahaan ini pun mengalami badainya yang pertama. Di mana, pasokan bahan baku rokok dari Jawa menjadi sulit. Banyak kapal yang membawa bahan baku tidak bisa berlabuh.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X