• Sabtu, 28 Mei 2022

Hembusan Nafas Terakhir Jenderal Soedirman Dalam Bekapan Istri Tercinta

- Sabtu, 20 November 2021 | 08:15 WIB
Jenderal Soedirman saat sakit. Foto: Istimewa/Twitter Sejarah Nusantara
Jenderal Soedirman saat sakit. Foto: Istimewa/Twitter Sejarah Nusantara

HARIAN MASSA - Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Jenderal Soedirman seperti sudah memiliki firasat akan meninggal dunia.

Pada detik-detik hembusan nafas terakhirnya, dia meminta sejumlah petinggi tentara untuk menemuinya, juga istri dan tujuh anaknya. 

Seperti dikutip dari Twitter Sejarah Nusantara @indo_history101, pada 18 Januari 1950, Soedirman memanggil sejumlah petinggi tentara ke Badakan. Esok harinya, ia memanggil istri dan tujuh anaknya.

Baca juga: Sakiko Kanase alias Maesaroh, Istri Presiden Soekarno yang Bunuh Diri Potong Urat Nadi

"Seperti ke para petinggi tentara, ia juga memberi wejangan kepada istri dan anak-anaknya," tulis akun itu, dikutip Sabtu (19/11/2021). 

Diceritakan, tidak hanya memberikan wejangan-wejangan yang bersifat serius. Jelang akhir masa hidupnya, Jenderal Soedirman juga masih sempat bergurau, bersama dengan keluarganya. 

Baca juga: Riwayat RM Ngabehi Soemoharyomo, Ayahanda Ibu Tien Soeharto dengan 9 Anaknya

"Pada keluarga, ia menyatakan sebenarnya ingin seperti Lurah Pakis, kenalannya, yang hidup sampai tua dan bisa menimang cucu," jelasnya. 

Pada pagi, 29 Januari 1950, setelah lama terkulai lemas sejak Oktober di rumah peristirahatan tentara di Magelang, mendadak wajah Soedirman tampak cerah. Saat itu, para petinggi militer telah hadir. 

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X