• Selasa, 9 Agustus 2022

HUT RI ke-76, Utang Pemerintah Jokowi Naik 3x Lipat dari Era SBY

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 22:15 WIB
Tabel kenaikan utang. Foto: Faisal Basri
Tabel kenaikan utang. Foto: Faisal Basri

HARIAN MASSA - Ekonom senior Faisal Basri mengatakan, nota Keuangan dan RAPBN 2022 yang disampaikan Presiden kepada DPR pada 16 Agustus 2021 merupakan kado pahit HUT RI ke-76.

Dalam naskah itu, pada akhir 2022 utang pemerintah pusat akan mencapai Rp8,11 kuadriliun. Ini berarti kenaikan luar biasa dibandingkan pada akhir pemerintahan SBY-JK sebesar Rp2,61 kuadriliun atau kenaikan lebih dari tiga kali lipat.

"Dengan asumsi implisit besaran PDB yang digunakan dalam RAPBN 2022, nisbah utang terhadap produk domestik bruto (PDB) akan mencapai 45,3% pada 2022," katanya, dikutip Harian Massa dari halaman pribadi faisalbasri.com, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Bupati Zaki Gratiskan PBB Greysia Polii dan Apriani Rahayu di Kabupaten Tangerang Seumur Hidup

Jumlah itu, jika ditambah dengan utang BUMN (hanya BUMN nonkeuangan), nisbahnya sudah akan mendekati batas 60% yang diamanatkan dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

"Perkiraan utang hingga 2022 bisa saja meleset ke atas kalau pertumbuhan ekonomi tak memenuhi target APBN 2021 dan 2022. Kemungkinan itu cukup besar, karena tak pernah sekalipun target pertumbuhan tercapai," bebernya.

Baca juga: Dianggap Meresahkan, Vandal 'Wabah Sesungguhnya adalah Kelaparan' di Ciledug Tangerang Dihapus Aparat

Menurutnya, jangan melihat nisbah utang hanya 40% yang jauh di bawah Jepang (237%), Yunani (177%) dan Singapura (133). Meskipun nisbah utang ketiga negara itu sangat tinggi, beban pembayaran bunganya sangat rendah.

"Masing-masing 9% untuk Jepang, 6,7% untuk Yunani, dan 0,6% untuk Singapura. Beban bunga di sini adalah persentase pembayaran bunga utang pemerintah. Indonesia, sekali lagi akan mencapai 20,9% tahun 2022," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Download Aplikasi KAWAN Dijamin Beri Kemudahan

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:34 WIB

Hati-Hati Modus Scam Robot Trading yang Meresahkan

Rabu, 16 Februari 2022 | 19:36 WIB
X