• Kamis, 30 Juni 2022

Waspadai Riba Zaman Modern, dari Belanja Online hingga Pay Later

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:18 WIB
Ilustrasi uang. Foto: Istimewa/Pixabay
Ilustrasi uang. Foto: Istimewa/Pixabay

HARIAN MASSA - Kemajuan teknologi seperti saat ini mengubah segalanya menjadi lebih mudah, salah satunya belanja sistem online. 

Apalagi, dimasa pandemi seperti sekarang. Masyarakat banyak yang memilih belanja online dari pada belanja di pasar-pasar tradisional.

Banyak market place yang menawarkan gratis ongkir, flash sale bahkan pay later. Tetapi, tahu gak sih, kalau ternyata sistem pay later merupakan riba loh. Menyandur dari akun Instagram @motivasi.syari.

Baca juga: Bersimbah Darah, Mayat Wanita dengan Kepala Ditutup Kantong Plastik Gegerkan Pangandaran

Disebutkan, bahwa segala sesuatu dalam bentuk pay later merupakan riba. Sebagaimana yang disampaikan oleh Syeikh Muhammad Shalih Al-Munajjid dalam kajiannya.

"Tetap tidak dibolehkan mengikuti transaksi kredit yang ada dendannya ketika telat membayar. Walaupun pembeli bertekad untuk melunasi angsurannya tepat waktu," tulis akun motivasi.syari, seperti dikutip Harian Massa, Rabu (20/10/2021).

Bahkan, menurut Syeikh Muhammad Shalih Al-Munajjid ada dua alasan terlarang mengapa pay later termasuk ke dalam riba.

Baca juga: Kitab Langka Terjemahan Hâsyiah al-Dardîr Berbahasa Sunda Pegon karya KH Muhyiddin Pagelaran Ditemukan

"Pay later sama saja menyetujui syarat riba, itu haram. Kedua, Bisa jadi ia tetap terjatuh dalam riba karena telat membayar saat punya udzur seperti sakit, lupa atau pergi safar," jelas Syeikh Muhammad Shalih Al-Munajjid.

Halaman:

Editor: Ibrahim H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Download Aplikasi KAWAN Dijamin Beri Kemudahan

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:34 WIB

Hati-Hati Modus Scam Robot Trading yang Meresahkan

Rabu, 16 Februari 2022 | 19:36 WIB
X